kau mengenalku
kau didekatku
kau disisku
tapi kau membenciku
kau mencaciku sesuka hatimu
kamu mendekam seolah olah ingin menerkamku
kau jatuhkan aku disisi lainnnya
kau remehkan aku dengan bibir manismu
kau memang cantik, tapi tak secantik bibirmu dan hatimu
aku juga memang tak secantik dirimu
tak seindah itu untuk dipandang
namun ketika kau berbicara,
pisau itu bekerja.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar