Selasa, 30 Desember 2014

Sepinya Hati Ini

Aku mulai merasakan kesepian ini.
Semakin merasakan amat sangat perihnya hati ini.
Entahlah mengapa...
Aku sempat takut kehilanganmu. Namun saat aku memikirkan itu, hatiku mulai tidak peduli. Hati ini mulai tak acuh.
Namun saat aku merasa kesepian, hati ini terasa sangat perih memikirkanmu.
Aku tak tau kamu sedang melakukan apa, sedang dimana, bahkan tak tau kamu sedang dengan siapa. Aku sangat rindu kamu rasanya. Aku bisa bersabar saat kamu membalas pesan singkatku dengan pesanmu yang lebih singkat. tetapi mungkin tidak lebih dari 3-5 jam saja. Lebih dari itu hatiku mulai hancur. Ingin marah rasanya. Tetapi tak ada daya kuasa untuk marah denganmu apalagi sampai keluar beberapa kata yang akan menyakitkanmu. Aku lebih bisa bersabar saat kamu pergi entah kemana. meskipun aku tau aku akan merasakan sakit dibagian kepalaku karna aku memendam, tapi tidak apalah. Tak seberapa denganmu yang sering sekali mengalah untuku. Dibanding saat aku benar benar tidak bisa melawan emosiku.
Saat tidak bersamamu. Ataupun ada komunikasi yang memungkinkan, ponselku mulai terus bergetar, setelah kulihat beberapa kali berulang. Itu semua bukan dari kamu. Aku berharap dari kamu. Tetapi lebih banyak dari kerabat kedekatku. Bahkan tak jarang saat aku mengganti personal message di BBM sebagian yang merespon adalah pria. Tak sampai hati ini untuk membalas semua message itu. Aku lebih memilih memunggu kamu membaca pesan itu dan membalasnya. Terkadang hati ini tak kuasa saat kamu merespon dan bertanya. Sering sekali aku menyembunyikan maksud dari pesan itu. Namun aku sama sekali tidak mau kamu sakit hati. Apalagi sampai kita bertengkar. Sudah jarang ketemu. Sekali ada komunikasi kita bertengkar. Apa jadinya hati ini. Sudah hancur makin remuk saja.

Kamis, 18 Desember 2014

Rindu

Malam ini malam kedua aku tidur pukul 2 pagi.
Tidak biasanya aku seperti ini.
Justru biasanya, selalu diingatkan sudah makan belum, lagi dimana, sama siapa tapi sekarang sudah tidak lagi.
Aku rindu akan sosok kamu yang seperti itu.
Aku lelah memendam sendiri.
Aku terlalu sering mengeluarkan air mataku. Sedangkan kamu tidak tau soal ini.
Ingin sekali bercerita semuanya padamu.
Tapi jangankan untuk bercerita.
Sekedar ocehan yang tak penting pun kamu sering hiraukan aku. Bahkan sampai pada perhatianku pun kamu sering sekali hiraukan itu. Sering sekali merasa aku sedang di titik jenuhku. Justru membuat aku merasa lebih muak dengan semua sosial media yang membahas tentang kamu. Memperlihatkan siapapun sedang bersama kamu, berfoto bersama kamu. Aku tau itu sekedar bersenang-senang. Tapi tidak bisakah itu dilalui denganku? Sesampainya aku ingin sekali untuk menutup semua akun sosial media. Menjauhi semua yang berhubungan dengan kamu, karna aku sudah terlalu sakit. Tetapi semua itu hanya menjadi impian kosong. Aku tidak bisa melakukan itu. Aku sudah masuk dalam ruang lingkup kehidupanmu. Meski harus merasakan sakit yang teramat sakit. Aku sangat kecewa. Aku ingin marah. Karna aku yang menyayangi kamu tidak sering melakukan hal sebahagia kamu bersamaku. Sedangkan mereka yang hanya baru baru ini masuk ke kehidupanmu mudah sekali untuk bahagia bersamamu. Justru kamu lebih sering marah kepadaku atas hal yang kamu anggap konyol saat aku marah kamu bermain besama teman kamu dan teman perempuan mu. Tapi aku bisa apa, aku hanya bisa memendam semuanya. Mungkin kamu tidak pernah berfikir aku merasakan seperti ini.
Entah rasanya semuanya hancur saat kamu pergi bersama temanmu namun aku tau ada beberapa perempuan itu. Aku harap kamu baca tulisan ini dan bisa mengerti hatiku.

Selasa, 16 Desember 2014

Kepergianmu Cinta

Aku bagaikan anak kecil yang sedang belajar berjalan.
Perlahan berdiri dari kaki-kaki mungilku sendiri.
Hanya saja aku butuh orang lain untuk memulai semua itu.
Andaipun tiada yang menatihku.
Aku tetap mencoba meski harus jatuh sekalipun.

Itulah aku sama seperti saat kau tinggalkan diriku pergi.
Aku tertatih mencoba melupakanmu.
Meski perasaan ini memaksaku untuk mengigatmu.
Hanya bayang mu yang menghantuiku.

Hilangnya cintamu mencabik hatiku.
Dan aku lebih memilih cinta yang fana ini.
Hilangnya dirimu merobek jantungku.
Sampai aku terjatuh dalam kekosongan.

Di setiap benakku aku sebut namamu.
Saat ku harus memilih mengenangmu.
Dalam harapan ini aku ingin kamu slalu mengingatku.
Meski harus luka yang ku trima.

Kepergianmu sebarkan benih luka dalam hatiku.
Hilangnya cintamu hancurkan perasaan yang ada dalam diriku.
Satu di antara itu cintamu masih ku genggam
dan rindupun turut ikuti langkahku.

Cinta sahabat

Kawan
Suatu ketika.. mungkin kita pernah jatuh hati.
Memendam rasa, atau suka kepada seseorang yang kita kagumi.
Namun, banyak sekali yang salah mengekspresikan cinta.
Hingga ia terpedaya dengan cintanya
Sahabatkuu...
marilah kita alihkan energi cinta kita,
bukan untuk melihat...
Bukan hanya untuk memikirkan bahawa dialah yang terbaik untuk kita...
Namun untuk mempersiapkan.
Jika suatu saat kelak.
Allah berikan pada kita suatu yang tepat untuk kita.
Kita ingat pada komitmen dengan dirinya.
Sahabatku...
bukanlah ia yg mengumbar umbar pesona cintanya.
Namun ia yg siap akan komitmen memberikan cintanya.
Hanyalah yg halal untuk dirinya.

Senin, 15 Desember 2014

Kamu pergi kemana sayapku

Tatapan kosong saat aku melihat foto kita berdua.
Berdiam diri dibawa kursi halaman ditengah udara sangat panas.
Udara ini terasa dingin sekali.
Dan justru terasa menusuk kedalam rongga rongga tubuhku.
Meneteskan air mata saat aku menatap foto kita berdua.
Kamu seperti sebuah sayap.
Yang tepat sekali seharusnya menjadi pasangan sayapku.
Tapi aku tak pernah tau engkau pergi kemana sayapku, aku ingin terbang menuju kebahagiaan ku. Tetapi kamu selalu menghilang sehingg aku tidak pernah terbang menuju kebahagiaanku.
Kembalilah sayapku. Kembali kepadaku.

Minggu, 14 Desember 2014

Kenalan dulu yaaaa;)

Hi guys!


Kenalin nama gue Nisrina septi haryani. Baru nyobain bikin blog nih hehehe. Kenalin yaa gue anak pertama dari 2 bersaudara. Adek gue namanya Nayla Alya Kamila. Gue salah satu murid di Sma Swasta Tangerang yang cukup dibilang bagus lah ya, 
Sekolah gue tercintaaa itu namanya Sma Yuppentek 1 (yayasan usaha peningakatan Pendidikan teknologi) 
Umur gue 15 tahun. 

Oke segini dulu ya kenalannya. 

BHAAYY!