Malam ini malam kedua aku tidur pukul 2 pagi.
Tidak biasanya aku seperti ini.
Justru biasanya, selalu diingatkan sudah makan belum, lagi dimana, sama siapa tapi sekarang sudah tidak lagi.
Aku rindu akan sosok kamu yang seperti itu.
Aku lelah memendam sendiri.
Aku terlalu sering mengeluarkan air mataku. Sedangkan kamu tidak tau soal ini.
Ingin sekali bercerita semuanya padamu.
Tapi jangankan untuk bercerita.
Sekedar ocehan yang tak penting pun kamu sering hiraukan aku. Bahkan sampai pada perhatianku pun kamu sering sekali hiraukan itu. Sering sekali merasa aku sedang di titik jenuhku. Justru membuat aku merasa lebih muak dengan semua sosial media yang membahas tentang kamu. Memperlihatkan siapapun sedang bersama kamu, berfoto bersama kamu. Aku tau itu sekedar bersenang-senang. Tapi tidak bisakah itu dilalui denganku? Sesampainya aku ingin sekali untuk menutup semua akun sosial media. Menjauhi semua yang berhubungan dengan kamu, karna aku sudah terlalu sakit. Tetapi semua itu hanya menjadi impian kosong. Aku tidak bisa melakukan itu. Aku sudah masuk dalam ruang lingkup kehidupanmu. Meski harus merasakan sakit yang teramat sakit. Aku sangat kecewa. Aku ingin marah. Karna aku yang menyayangi kamu tidak sering melakukan hal sebahagia kamu bersamaku. Sedangkan mereka yang hanya baru baru ini masuk ke kehidupanmu mudah sekali untuk bahagia bersamamu. Justru kamu lebih sering marah kepadaku atas hal yang kamu anggap konyol saat aku marah kamu bermain besama teman kamu dan teman perempuan mu. Tapi aku bisa apa, aku hanya bisa memendam semuanya. Mungkin kamu tidak pernah berfikir aku merasakan seperti ini.
Entah rasanya semuanya hancur saat kamu pergi bersama temanmu namun aku tau ada beberapa perempuan itu. Aku harap kamu baca tulisan ini dan bisa mengerti hatiku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar